Jasa Khitan / Sunat di Mojokerto dan Sekitarnya

Manfaat Khitan / Sunat untuk Kesehatan

Khitan atau sunat atau bahasa inggrisnya circumcision atau biasa disebut sirkumsisi merupakan ritual keagamaan yang merupakan hal yang wajib bagi seorang laki-laki yang memeluk agama Islam. Sunat atau khitan ini biasanya dilakukan ketika usia anak laki-laki tersebut belum baligh, atau masih anak-anak. Biasanya menginjak sekolah dasar antara kelas 1 sampai kelas 6 SD. Namun ada juga yang berkhitan baru menginjak SMP bahkan SMA, dikarenakan mungkin ada ketakukan semasa SD atau baru berpindah agama menginjak SMP / SMA dan menginginkan untuk di sunat mengikuti kewajiban sebagai lelaki yang memeluk agama islam.

Namun selain dari faktor agama, adakah faktor lain dari sisi kesehatan, atau bagaimana khitan dilihat dari sisi kedokteran ? apakah ada manfaatnya ?, apa yang terjadi jika tidak melakukan sirkumsisi ?. Ternyata sunat mempunyai banyak sekali manfaat atau kegunaan. Jadi tidak hanya sesuai tuntunan dalam agama Islam saja, tetapi menurut kesehatan juga banyak sekali keuntungannya.

  1. Akan terjaga kebersihan organ kelamin / intim. Dengan berkhitan pria tersebut bisa membersihkan anggota vitalnya secara langsung maupun tidak langsung kotoran akan ikut tersapu ketika melakukan mandi, atau pencucian setelah melakukan buang air kecil / kencing.
  2. Mencegah infeksi. Berdasarkan data kesehatan, chance untuk terjadi infeksi kelamin orang yang telah melakukan sirkumsisi adalah sangat minim, dibandingkan orang yang tidak melakukan khitan. Dikarenakan kotoran berupa jamur, atau kotoran hasil buang air kecil yang masih menyisa di dinding organ kelamin, terkadang masih menempel karena sulitnya membersihkan dengan cepat.
  3. Mencegah penyakit kelamin. Dengan berkhitan akan mengurangi resiko terpapar penyakit kelamin yang menular, dikarenakan kurangnya kebersihan.
  4. Mencegah kanker. Berkhitan bisa mengurangi resiko terkena penyakit kanker, karena kebersihan kelamin yang kurang, sehingga ada  kesempatan tertempel penyakit lainnya.

Sehingga jika disimpulkan efek positif dari Sunat adalah banyak sekali, malah dokter dan agama menyarankan setiap laki-laki untuk melakukan khitan ketika masih di bawah umur.

Metode Khitan Kuno Pedesaan

Di jaman yang sudah modern ini, proses melakukan khitan sangat bervariasi, jika dibandingkan dengan tahun 1980an perbandingannya sangat jauh. Dahulu ketika sunat, mau tidak mau anak akan diberi hanya 2 pilihan yaitu sunat menggunakan cara konvensional yang cukup tradisional dengan menggunakan alat-alat tajam seperti pisau, silet, atau pun bambu yang telah ditajamkan. Dengan cukup menggunakan alkohol dan obat pemati rasa yang disuntikkan, maka proses sunat pun sudah bisa dilakukan.

Metode Khitan Konvensional

Metode yang kedua ini adalah metode khitan yang paling dominan dilakukan oleh sebagian besar tenaga spesialis dokter dan mantri sunat. Alat khitan yang dipakai telah melalui proses quality control yang baik dan telah disesuai dengan standar medis. Prosedurnya pun sudah lebih baik daripada metode yang pertama, yaitu sebelum kulit penis dipotong, sudah akan dilakukan proses pembiusan dahulu. Setelah proses suntik bius lokal, langkah berikutnya adalah proses pengirisan kulit penis secara melingkar dengan menggunakan alat potong seperti gunting atau pisau khusus bedah yang telah steril. Setelah proses cutting atau pemotongan kulit selesai, kulit penis akan disatukan lagi dengan cara dijahit dengan harapan kulit akan menyatu lagi, sehingga proses penyatuan kulit akan terjadi lagi.

Kelebihan:

  • Rasa sakit sedikit atau bahkan tidak terasa sama sekali karena menggunakan bius lokal
  • Resiko infeksi kecil karena menggunakan peralatan steril sesuai dengan standar medis
  • Biaya cukup tidak terlalu mahal dan terjangkau bagi semua masyarakat
  • Bisa untuk pasien hiperaktif, autis, dan anak yang berpenis kecil.

Kekurangan:

  • Proses pengerjaan cukup lama mulai dari pembiusan, pemotongan kulit berlangsung antara 30 – 50 menit
  • Proses recovery atau penyembuhan relatif lama bisa lebih dari 3 hari, bahkan sampai berminggu minggu, tergantung aktifitas nya, lebih sering bergerak, melakukan aktifitas jalan cepat, lari akan memperlama penyembuhan
  • Luka jahitan tidak boleh terkena air selama beberapa hari agar proses penyembuhan lebih cepat.

Metode Sunat Klem

Metode khitan Klem adalah menggunakan media tabung plastik khusus yang memiliki ukuran bervariasi sesuai ukuran penis. Metode klem ini mempunyai banyak variasi , alat dan nama, namun prinsip kerjanya tidak jauh berbeda atau bahkan sama, yaitu Kulit penis dijepit dengan suatu alat sekali pakai, kemudian kulit penis dipotong dengan pisau bedah, tanpa harus dilakukan penjahitan. Setelah itu, klem akan dipasang pada penis hingga luka khitan bisa mengering sekitar 3-6 hari.

Sunat model  Klem ini ada banyak metode nya, seperti Ismail clamp, Q-tan, Ali’s Clamp, Tara Clamp dan Smart Clamp. Namun dari metode sunat yang ada sekarang, metode KLEM adalah teknik khitan yang paling digemari oleh orang tua atau anak-anak saat ini, karena orang tua bisa meyakinkan bahwa nyeri yang dihasilkan sunat klem ini relatif lebih ringan dan hampir tidak terasa sakit, jika dibandingkan dengan metode sunat tradisional, atau konvensional dan boleh langsung memakai celana dan melakukan aktifitas seperti biasa setelah selesai sunat.

Metode Sunat Laser CO2

Metode laser adalah teknik khitan yang cocok untuk anak-anak yang tidak betah sakit, atau orang tua menengah ke atas. Namun metode sunat laser ini belumlah umum di Indonesia, tapi sudah tersedia di kota-kota besar di Indonesia. Sebagai informasi, Laser yang digunakan untuk melakukan sirkumsisi adalah laser CO2. Prosesnya seperti ini : Setelah dilakukan pembiusan secara lokal, dengan bantuan jepit klem kulit penis yang hendak dipotong ditarik dan dijepit dengan klem tersebut. Kemudian laser CO2 akan memotong kulit penis tanpa mengeluarkan setetes darah pun!. Meski begitu, kulit juga harus dijahit agar proses penyembuhan sempurna.

Kelebihan:

  • Proses sunat relatif cepat, hanya dalam waktu 10 – 15 menit
  • Tidak akan ada perdarahan hebat seperti sunat kuno dan konvensional
  • Proses penyembuhan relatif lebih cepat
  • Rasa sakit hampir tidak terasa
  • Hasil secara estetika lebih baik

Kekurangan:

  • Harga cukup mahal

 

Nah bagi anda yang berada di Mojokerto, Jombang, Krian, Sidoarjo, Surabaya, Mojosari, Lamongan, yang berkeinginan untuk mencari jasa khitan atau jasa sunat, baik secara konvensional maupun klem. Anda bisa menghubungi kami.


Dudung Rahmanto

Assalamu'alaikum, Hi nama saya Dudung Rahmanto, seorang content optimizer merubah sesuatu yang tak berharga menjadi bernilai. Punya hobi oprek content, code, dan SEO. Tinggal di kota terkecil di dunia yaitu kota Mojokerto. Semoga artikel kami bermanfaat, maafkan jika ada yang kurang berkenan 🙏. Jika ingin menambahkan saya sebagai koneksi, silahkan WA saya di 081585442628. Bye 👋
What’s your Reaction?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
Share ke Whatsapp & Facebook

Tinggalkan komentar